YULIANTO, BAGAS TOMI (2023) ANALISIS KEANDALAN KOORDINASI PROTEKSI RELAY STANDBY EARTH FAULT (SBEF) SAAT TERJADI FAULT PADA GARDU INDUK MAROS. Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN.
Text
1. Halaman Sampul.pdf Download (35kB) |
|
Text
2. Abstrak.pdf Download (12kB) |
|
Text
3. Daftar Isi.pdf Download (186kB) |
|
Text
4. BAB 1.pdf Download (147kB) |
|
Text
5. BAB 2.pdf Download (775kB) |
|
Text
6. BAB 3.pdf Download (300kB) |
|
Text
7. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (808kB) |
|
Text
8. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (9kB) |
|
Text
9. HALAMAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (128kB) |
Abstract
Kebutuhan dalam pemanfaatan tenaga listrik di zaman modern ini banyak mengalami perkembangan dalam bidang teknologi yang tentunya berpengaruh pada besarnya konsumsi listrik di masyarakat. Seiring dengan pesatnya permintaan listrik di Indonesia. Keandalan sistem tenaga listrik menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat hal ini disebabkan karena semakin banyak aktivitas manusia yang memerlukan energi listrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan koordinasi proteksi, prinsip kerja, pengamanan, simulasi relay SBEF saat terjadi fault pada gardu induk Maros. Metode pengumpulan data dan pengamatan langsung di lapangan dilakukan tepatnya pada Gardu Induk Maros 150 kV, Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Maros. Hasil Penelitian yaitu keandalan koordinasi proteksi relay SBEF saat terjadi fault pada gardu induk Maros dapat diketahui bahwa relay yang pertama kali bekerja adalah OCR GFR sisi penyulang karena berdasarkan setting arus kerja dan waktu kerjanya, apabila diberi arus gangguan sebesar 3021 A maka akan bekerja setelah 426 ms, kemudian diikuti relai OCR GFR sisi Incoming, SBEF tahap 1 Persentase kesalahan = 0075% sehingga memiliki persentase keandalan sebesar 100%. Prinsip kerja dan pengamanan yang dilakukan pada relai SBEF saat terjadi fault pada gardu induk Maros data rekap gangguan ULTG Maros dapat diketahui perbandingan frekuensi gangguan yang menyebabkan transformator padam sebelum dan setelah penerapan fungsi dua tahap relay SBEF dan frekuensi gangguan yang menyebabkan transformator padam di ULTG Maros di tahun 2019 sebanyak I kali sedangkan di tahun 2020 sebanyak 0 kali. Simulasi pada SBEF saat terjadi fault pada gardu induk Maros pada transformator menggunakan aplikasi ETAP 19.0.1 yang penama kali bekerja adalah GFR Sisi penyulang karena berdasarkan setting arus kerja dan waktu kerjanya, apabila diberi arus gangguan sebesar 280A maka akan bekerja setelah 447 ms.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Keandalan Koordinasi Proteksi, ULTG Maros, SBEF, GFR, ETAP |
Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > TEKNIK ELEKTRO |
Depositing User: | Perpus UNISLA LAMONGAN |
Date Deposited: | 28 May 2024 03:38 |
Last Modified: | 28 May 2024 03:38 |
URI: | http://eprints.unisla.ac.id/id/eprint/2335 |
Actions (login required)
View Item |